, , , ,

Cuplikan Video terbaru Dies Irae menunjukkan para Pemeran, dan Staffnya

Penerbit Visual Novel “Light” tampilkan Cuplikan video animenya

Pada Jumat ini, penerbit Light mulai menampilkan cuplikan adaptasi anime dari Dies irae pada situsnya. Situsnya menayangkan video promosi ini yang menampilkan nama-nama dari para pemeran beserta staffnya.

Meski belum dijelaskan kapan jadinya anime itu akan ditayangkan, menurut pengumuman sebelumnya mereka berencana menayangkannya pada summer 2017 dengan 14 episode atau lebih.

Pemeran dari animenya kurang lebih sama dengan aslinya seperti di bawah ini:

  • Kousuke Toirumi sebagai Ren Fujii
  • Yui Sakakibara sebagai Marie
  • Ayaka Fukuhara sebagai Kasumi Ayase
  • Hitomi Nabatame sebagai Rea Himuro
  • Takeshi Maeda sebagai Shirou Yusa
  • Yoshina Makino sebagai Erii Honjou
  • Junichi Suwabe sebagai Reinhard Heydrich
  • Ken Narita sebagai Valeria Trifa
  • Kisho Taniyama sebagai Wilhelm Ehrenburg
  • Kei Mizusawa sebagai Kai Sakurai
  • Kei Mizusawa sebagai Beatrice Waltrud von Kircheisen
  • Hitomi Nabatame sebagai Isaak
  • Hiroki Yasumoto sebagai Goetz Von Berlichingen
  • Yuka Inokuchi sebagai Rusalka Schwagerin
  • Asami Yaguchi sebagai Eleonore Von Wittenburg
  • Kouki Harasawa sebagai Spinne
  • Risato Habuki sebagai Riza Brenner
  • Yuki Tamaki sebagai Wolfgang Schreiber
  • Kousuke Toriumi sebagai Mercurius

Fukuhara akan menggantikan Michiru Yuimoto sebagai pemeran Kasumi Ayase. Dan seperti pemeran lainnya, Yuimoto akan mengambil peran karakternya di versi Playstation Portable gamenya. Furi Samoto yang memainkan peran karakternya di versi game PCnya.

Cuplikan Video terbaru Dies Irae menunjukkan para Pemeran, dan Staffnya

Susumu Kudo akan mendireksi anime ini di ACGT. Penulis skenario aslinya yakni Takashi Masada akan kembali mengawasi skenario untuk versi animenya. Takaaki Fukuyo akan mengadaptasi desain G-Yuusuke untuk animasinya. Satoshi Enomoto akan menjadi direktur suaranya di BraveHearts. Keiji Yonao, composer asli gamenya, akan kembali mengkomposisi musik untuk animenya. Dan produksi seri ini ditanggulangi oleh GENCO.

Light juga membukakan situs yang berhubungan dengan versi game smartphone yang berjudul Dies Irae Pantheon, yang rencananya akan memulai debutnya pada Winter mendatang.

Cerita dari game dan animenya akan menceritakan soal sejarah Perang dunia ke-2 versi lain.

Pada 1 Mei, 1945 di Berlin, di saat Pasukan Merah menaikkan bendera Rusia di atas Reichskanzlei, sekelompok pasukan Nazi melakukan sebuah ritual. Bagi mereka, pembantaian di kota sama sekali tidak artinya untuk tumbal selama ritual agar dapat mengembalikan ke-13 Tombak, yang merupakan sekelompok manusia super yang dapat membawa kehancuran Dunia. Beberapa tahun berlalu, tak ada satupun yang tau apa sekelompok orang itu berhasil atau tidak, hidup atau matinya merekapun tidak ada yang tahu. Hanya segelintir saja yang mengetahui keberadaan mereka, dan bahkan yang tahu soal mereka sudah semakin sedikit seiring waktu berlalu.

Sekarang pada Desember di Kota Suwahara, Ren Fuiji menghabiskan harinya di sebuah rumah sakit. Sudah 2 bulan berlalu semenjak insiden yang membuatnya masuk rumah sakit, yakni sebuah perkelahian dengan temannya Shirou Yusa yang dimana mereka hampir saling membunuh satu sama lain. Dia mencoba menghargai apa yang tersisa padanya, namun tiap malamnya dia selalu melihat mimpi yang sama, sebuah guillotine. Pembunuh yang memburu orang-orang, dan ksatria berpakaian hitam yang mengejar pembunuh itu. Dia berusaha untuk kembali ke kehidupannya yang normal seperti biasa, namun sekarang dia bahkan dapat mendengar ucapan dari Shirou: “Semua orang yang berdiam di kota ini, tak lama lagi akan kehilangan akal sehatnya.”

Light sempat berhasil melakukan penggalangan dana yang sukses di situs UNEEDZONE.jp pada May-July 2015 untuk adaptasi animenya, dan mendapatkan 96,560,858 yen dari 5,188 donatur. Padahal, penggalangan dana ini bertujuan mencari total 30 juta yen.

Cover Dies irae

Kazuomi Minatogawa memulai adaptasi manga dari VN ini pada Januari 2016 di majalah Dengeki Maoh. Light juga berencana untuk tetap melanjutkan adaptasi Manganya meskipun animenya sudah selesai ditayangkan. Sebagai tambahan, penulis skenario Nitroplus Blasterz dan penulis skrip School-Live! Ryo Morise membuat adaptasi novelnya yang diluncurkan pada musim semi.

Seri asli dari Dies irae -Also sprach Zarathustra- yang dilayangkan pada konsol PC di 2007 yang dilabelkan sebagai VN dewasa. Dilanjutkan dengan tambahan skenarionya yang dilayangkan pada tahun yang sama. Lalu The Dies irae ~Acta est Fabula~ dan Dies irae ~Acta est Fabula~ -Scharlachrot Grun- dilayangkan pada konsol PC di tahun 2009. Sebagai tambahan, Light juga melayangkan Dies irae ~Amantes amentes~ untuk konsol PlayStation Portable pada Juni 2012 dan untuk konsol PC pada Agustus 2012, lalu dilanjutkan dengan versi smartphone android dan iOS.

Light juga merilis Dies irae ~Interview with Kaziklu Bey~ sebagai seri sampingan pada Maret 2016

Sumber: Anime News Network

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Hanzu Seinaru

Trust yourself, Trust your harem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *